Wajah Sumringah Siswa SDN 1 Gunung Putri Saat Sambut Perdana Program Makan Bergizi Gratis

GUNUNG PUTRI – Pagi yang cerah di SDN 1 Gunung Putri terasa berbeda dari biasanya. Suasana riuh rendah suara anak-anak di koridor sekolah mendadak berubah menjadi sorak sorai penuh antusias saat petugas mulai menurunkan kotak-kotak makanan dari mobil operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin  (12/01).

Ini merupakan hari pertama pelaksanaan uji coba program MBG di sekolah tersebut. Sebanyak ratusan paket makanan sehat yang berisi nasi, lauk pauk, sayuran, buah, serta susu dibagikan secara merata kepada seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6.

Reaksi Jujur dan Menggemaskan

Beragam reaksi muncul dari para siswa. Andi, seorang siswa kelas 3, tampak tak sabar membuka kotak makanannya yang masih hangat.

"Lauknya ada ayam goreng sama sayur wortel, terus dapat susu juga! Biasanya saya cuma bawa bekal nasi sama telur saja, ini lebih lengkap," ujar Andi dengan wajah berbinar.

Tak jauh dari situ, Siti, siswi kelas 1, sempat merasa ragu melihat sayuran hijau di dalam kotaknya. Namun, setelah melihat teman-temannya makan dengan lahap, ia pun mencicipinya. "Ternyata enak, rasanya kayak masakan ibu di rumah," katanya malu-malu.

Pola Makan Sehat Sejak Dini

Pihak sekolah menyambut positif program ini. Kepala Sekolah SDN 1 Gunung Putri menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar memberikan makanan gratis, tetapi juga mengedukasi siswa tentang pentingnya gizi seimbang.

  • Pendidikan Karakter: Sebelum makan, para siswa diajarkan untuk mencuci tangan dengan sabun dan berdoa bersama.
  • Kebersihan: Siswa juga diajak bertanggung jawab merapikan kembali sisa makanan dan membuang sampah pada tempatnya.
  • Kesehatan: Menu yang disajikan telah melalui pantauan ahli gizi untuk memastikan kecukupan kalori dan protein bagi anak usia sekolah.

Harapan Orang Tua

Beberapa orang tua murid yang sedang menjemput pun merasa terbantu. "Anak saya kadang susah makan sayur di rumah. Kalau makan bareng teman-teman begini, dia jadi semangat. Semoga program ini terus berlanjut karena sangat membantu meringankan beban uang jajan dan menjamin anak makan sehat," ungkap Ibu Ratna, salah satu wali murid.

Dengan dimulainya program ini di SDN 1 Gunung Putri, diharapkan tingkat fokus belajar siswa meningkat dan angka stunting di wilayah tersebut dapat terus ditekan melalui intervensi gizi langsung di sekolah.https://youtu.be/siAYvgUnWA0?si=6lPNzWZMJOQ1HsxU